Sabtu, 16 Januari 2016

TUGAS INDIVIDU
ILMU SOSIAL DASAR

“KEMISKINAN YANG DIAKIBATKAN MENINGKATNYA EGOISME PSIKOLOGIS MASYARAKAT SEIRING PERKEMBANGAN IPTEK”




Disusun Oleh :
DIEN FIKRY
NPM : 11315887
KELAS 1TA07

FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
UNIVERSITAS GUNADARMA
2015






KATA PENGANTAR

Bissmillahirahmanirahim                                 
Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Puji serta syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karuniaNYA sehingga makalah ini dapat saya susun hingga selesai . Tidak lupa saya ucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari banyak pihak yang telah berkontribusi dalam penyiapan makalah ini. 
harapan saya semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, dan untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.
Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dalam makalah ini saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
         

Depok , 15 Januari 2016
Penulis     


Dien Fikry
NPM : 11315887




BAB I
PENDAHULUAN

1)  Latar Belakang Masalah
Berbicara tentang ilmu pengetahuan, teknologi, kemiskinan dan sikap egoisme masyarakat tidak mustahil kita akan melihat ke masa lampau atau masa depan yang penuh dengan ketidakpastian. Yang mungkin permasalahannya adalah kontinuitas dan perubahan, harmoni dan disharmoni.
Bahasa “ilmu pengetahuan” sudah lazim digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Terdiri dari dua kata yaitu “ilmu” dan “pengetahuan”. Namun, berbicara tentang pengetahuan saja akan menghadapi berbagai masalah, seperti kemampuan kita dalam memahami fakta pengalaman dan dunia realitas, hakihat pengetahuan, kebenaran, kebaikan, membentuk pengetahuan, sumber pengetahuan dan sebagainya.
Teknologi dalam penerapannya sebagai jalur utama yang dapat menyonsong masa depan, sudah diberi kepercayaan yang mendalam. teknologi dapat mempermudah kegiatan manusia, meskipun mempunyai dampak sosial yang muncul sering lebih penting artinya daripada kehebatan teknologi itu. Sering teknologi juga menjadi bumerang yyang sangat mematikan bagi masyarakat baik itu kalangan muda hingga dewasa.
Kemiskinan sendiri merupakan tema sentral dari perjuangan bangsa, sebagai perjuangan yang akan memperoleh kemerdekaan bangsa dan motivasi fundamental dari cita-cita masyarakat adil dan makmur. Berbicara tentang kemiskinan akan menghadapkan kita pada persoalan lain, seperti persepsi manusia terhadap kebutuhan pokok, posisi manusia dalam lingkungan sosial dan persoalan yang lebih jauh, bagaimana ilmu pengetahuan (ekonomi) dan teknologi memanfaatkan sumber daya alam untuk mengurangi kemiskinan di tengah masyarakat.
Rachels (2004) memperkenalkan dua konsep yang berhubungan dengan egoisme, yaitu egoisme psikologis dan egoisme etis. Egoisme psikologis adalah suatu teori yang menjelaskan bahwa semua tindakan manusia dimotivasi oleh kepentingan berkutat diri. Egoisme etis adalah tindakan yang dilandasi oleh kepentingan diri sendiri. Yang membedakan tindakan berkutat diri (egoisme psikologis) dengan tindakan untuk kepentingan diri (egoisme etis) adalah pada akibatnya terhadap orang lain. Tindakan berkutat diri ditandai dengan ciri mengabaikan atau merugikan kepentingan orang lain, sedangkan tindakan mementingkan diri tidak selalu merugikan kepentingan orang lain.
Egoisme psikologis pada pokoknya berpendapat bahwa kodrat manusia dalam kenyataannya secara psikologis cenderung memilih tindakan yang menguntungkan bagi dirinya sendiri. Menurut faham ini, apa yang disebut sebagai sikap altruis yaitu sikap mau mencintai dan berkorban diri demi kepentingan orang lain hanyalah mitos belaka. Kalau dalam praktek kehidupan sehari-hari nampaknya terjadi, hal itu memang hanya nampaknya saja demikian. Sebab apabila orang mau meneliti apa motivasi sesungguhnya yang mendorong dilakukan tindakan itu, akan menjadi nyata bahwa tindakan altruis itu tidak lain hanyalah bentuk terselubung dari cinta diri. 


2)  Rumusan Masalah
Berdasarkan penjelasan latar belakang di atas maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :
1. Apa saja contoh prilaku egoisme psikologis yang dapat menimbulkan kemiskinan seiring perkembangan iptek pada masyarakat ?
2. Sebutkan masalah yang dapat ditimbulkan dari egoisme psikologis seiring perkembangan iptek yang dapat menimbulkan kemiskinan?
3. Apa cara penanggulangan masalah egoisme agar tingkat kemiskinan bisa berkurang ?


3) Tujuan Penulisan
Dari perumusan masalah di atas. Tujuan penulisan makalah ini sebagai berikut :
a) Untuk mengetahui contoh prilaku egoism psikologi uang dapat menimbulkan kemiskinan seiring perkembangan iptek
b) Untuk mengetahui masalah yang dapat ditimbulkan dari egoism psikologis seiring perkembangan iptek yang dapat menimbulkan kemiskinan.
c) Untuk mengetahui cara penanggulangannya.


4) Manfaat Penulisan
Manfaat yang dapat diperoleh dari penulisan makalah ini mencakup beberapa diantaranya sebagai berikut :
a) mengetahui contoh prilaku egoism psikologi uang dapat menimbulkan kemiskinan seiring perkembangan iptek
b) mengetahui masalah yang dapat ditimbulkan dari egoism psikologis seiring perkembangan iptek yang dapat menimbulkan kemiskinan.
c) mengetahui cara penanggulangan kemiskinan lewat penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi secara tepat guna



BAB II
PEMBAHASAN


1. salah satu contoh perilaku egoism psikologi yang dapat menimbulkan kemiskinan di masyarakat adalah sikap HEDONISME.
Hedonisme adalah pandangan hidup yang menganggap bahwa orang akan menjadi bahagia dengan mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan sedapat mungkin menghindari perasaan-perasaan yang menyakitkan. Hedonisme merupakan ajaran atau pandangan bahwa kesenangan atau kenikmatan merupakan tujuan hidup dan tindakan manusia. Disinyalir Hedonisme telah erat melekat dalam hidup masyarakat. Kelekatan itu berupa seringnya masyarakat terjebak dalam pola hidup Hedonis. Pola hidup seperti ini mudah kita jumpai dalam kehidupan kita sehari-hari. Dimana orientasi hidup selalu diarahkan pada kenikmatan, kesenangan atau menghindari perasaan-perasaan tidak enak. Mengapa sikap hedonism bisa dikatakan dapat menimbulkan kemiskinan? Karna, kesenangan dunia hanya dapat dibeli dengan limpahan uang, manusia berorientasi untuk menghabiskan uang hanya untuk membeli kenikmatan dunia semata. Sehingga apabila uang tersebut sudah habis dan tidak ada pemasukan lagi, masyarakat hedonism bisa jatuh miskin.
2. masalah yang dapat ditimbulkan dari egoism psikologis seiring perkembangan iptek yang dapat menimbulkan kemiskinan adalah Kesenjangan social sebagai contoh Perkembangan industri dapat meningkatkan pendapatan dan membuka lapangan kerja. Akan tetapi, hal ini juga dapat memunculkan kesenjangan sosial si masyarakat. Muncullah kelompok masyarakat pemilik modal yang kaya bahkan menjadi konglomerat., tetapi ada juga kelompok masyarakat yang tidak memiliki ketrampilan. Mereka tidak menguasai teknologi akan semakin tertinggal dan hidup miskin. Terjadilah jurang perbedaan yang begitu dalam antara si kaya dan si miskin. Hal ini dapat mendorong kecemburuan sosial dan kerawanan keamanan.
3. Cara Penanggulangan Egoisme Psikologis agar dapat menekan angka kemiskinan.
Selalu positive thinking pada orang lain, jangan biarkan pikiran negatif menguasai pola pikir. Maksudnya, dalam berprilaku kepada orang lain walaupun orang lain pernah melakukan salah pada kita, janganlah kita beranggapan bahwa orang lain itu selalu salah
Jangan suka membanding-bandingkan diri pribadi dengan orang lain. jangan selalu membandingkan diri kita dengan orang lain, karena setiap manusia itu tidak ada yang sempurna, pasti setiap orang itu mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh sebab itu, kita harus selalu menerima jalan yang telah ditentukan oleh takdir agar tidak memaksakan hidup sesuai tuntutan zaman, tapi hidup yang sesuai kebutuhan
Kembangkan empati terhadap orang lain. sebagai manusia  bersosialisasi tentunya harus mengembangkan sifat empati pada orang lain, sebab dengan berempati kita akan merasakan atau dapat berbagi kasih sayang dengan orang lain.
Kembangkan sikap melayani dan mendahulukan kepentingan orang lain. utamakan atau mendahulukan kepentingan orang lain daripada kepentingan diri sendiri, sebab itu akan menjadi sebuah nilai tersendiri bagi kita di mata orang lain.



BAB III
PENUTUP
1)   Kesimpulan
Dari penelusuran materi di atas dapat disimpulkan bahwa kemiskinan dapat ditimbulkan lewat pola fikir kita yang salah dalam menjalani alur kehidupan. Sehingga bisa menjadi boomerang bagi kehidupan diri sendiri dan dapat merugikan orang lain di sekitar kita.
2)  Saran – saran
Semoga dengan tersusunnya makalah ini dapat memberikan gambaran dan menambah wawasan kita tentang kemiskinan yang diakibatkan lewat sikap egoism kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dan semoga kita bisa mengambil nilai positif dari kesimpulan makalah ini sehingga dapat berdampak positif bagi kehidupan kita semua. 




DAFTAR PUSTAKA

http://dokumen.tips/documents/tantangan-relativisme-kultural-egoisme-psikologis-dan-egoisme-etis.html
http://ranoegraha.blogspot.co.id/2012/06/makalah-egois-karakteristik.html
https://scholar.google.co.id/scholar?q=dampak+buruk+internet+terhadap+kemiskinan&hl=id&as_sdt=0&as_vis=1&oi=scholart&sa=X&ved=0ahUKEwjc266jkK_KAhXCt44KHf2tBYQQgQMIFzAA
https://ruardy.wordpress.com/ilmu-pengetahuan-dan-teknologi-iptek-kemiskinan/
https://id.wikipedia.org/wiki/Hedonisme







Tidak ada komentar:

Posting Komentar